Tips Sukses Jika Berminat Bangun Bisnis Online

JAKARTA, investor.id – Beragam media sosial bisa dimanfaatkan sebagai lini bisnis seseorang. Namun, pilihan medsos termasuk lokapasar sebagai tempat pemasaran produk, harus disesuaikan dengan karakter produk tersebut agar tepat sasaran.

Demikian benang merah dalam webinar bertema “Tips dan Trik Membangun Usaha Online” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Dosen LSPR dan Komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi), Lamria Raya Fitriyani mengatakan menjadi pelaku usaha di dunia digital guna mendukung penggunaan produk dalam negeri merupakan bagian dari cinta akan hasil produksi dan budaya nasional. Berjualan secara on line menjadi pilihan utama masyarakat saat ini karena semakin pesatnya perkembangan teknologi internet, lebih praktis, serta alasan dukungan faktor keamanan.

Menurut dia, medsos dapat menjadi pilihan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk di dunia internet. Beragamnya karakteristik media sosial platform digital di dunia maya, harus disiasati warganet agar bisa menyesuaikan dengan produk yang hendak dipasarkan ke calon konsumen.

“Selain itu, jual beli on line terus naik karena saat ini sebanyak 90% masyarakat Indonesia pernah merasakan aktivitas transaksi jual secara berani, semakin banyak muncul platform digital, adanya hari-hari sebagai waktu belanja nasional selain setiap 12 Desember, serta munculnya kasus-kasus baru membuat tantangan jual beli on line semakin meningkat,” ujar Lamria.

Dalam keterangannya pada Jumat (15/7/2022), Ketua Komunitas Blogger Balikpapan dan Relawan TIK, Bambang Herlandi menjelaskan warganet perlu memahami aturan hak cipta dan pelanggarannya agar tetap merasa aman dan nyaman ketika dapat membangun usaha di era digital.

Contoh kejadian pelanggaran hak cipta di internet misalnya mengunggah serta mengunduh hasil ciptaan seseorang baik berupa video, tulisan, dan gambar tanpa sumber atau tanpa izin, dan mengakui hasil karya orang lain sebagai buatan sendiri. Beberapa tips agar terhindar dari plagiarisme antara lain, selalu menyertakan sumber atau sitasi hasil unduhan suatu objek dari internet, mencatat sumber dalam daftar pustaka, serta melakukan penulisan kata dan kalimat secara sendiri atau parafrase.

“Ketika mengambil sesuatu dari internet, kita harus sertakan referensi dapatnya dari mana, janganlah salin tempel dengan melakukan parafrase atau menulis sendiri. Kemudian, bisa dilakukan dengan interpretasi sendiri dan manfaatkan aplikasi anti plagiarisme,” tambah Bambang.

Sosial Media dan Desain Kumpulan Emak Blogger, Suciarti Wahyuningtyas memaparkan terkait keterampilan apa saja yang diperlukan dalam membangun usaha on line. Misalnya, penggunaan mesin pencari informasi seperti Google, Bing, atau Yahoo!.

Selain itu, para pengusaha on line juga harus mengetahui sekaligus memanfaatkan fitur-fitur yang mendukung usaha baik melalui media sosial, lokapasar atau pasar, maupun percakapan. Keamanan bertransaksi melalui dompet digital atau dompet elektronik juga harus diketahui warganet sehingga manfaat berusaha akan optimal.

“Dengan berkembangnya bisnis on linesaat ini sudah banyak pasar yang lebih tersegmentasi atau hanya menjual jenis produk tertentu. Misalnya hanya produk pakain saja, kebutuhan anak dan ibu, atau khusus produk kosmetik saja,” pungkas Suciarti.

Editor : Frans ([email protected])

Sumber : Majalah Investor