Langkah-langkah Membangun Personal Branding

Langkah-langkah : Ungkapan di atas terlontar di sela-sela acara workshop ketika saya menjadi narasumber. Acara tersebut mengusung tema tentang personal branding.

Topik ini sangat menarik untuk dibahas karena menurut saya setidaknya ada 2 alasan yang mendasar.

Pertama, agar kita tidak tenggelam di era disrupsi dan kemajuan teknologi. Yang kedua, agar setiap orang mampu mengoptimalkan potensi dalam diri serta mengemasnya sebaik mungkin.

Tahukah Anda bahwa ada lebih dari 3,4juta konten video yang diputar di Youtube setiap menit, terdapat lebih dari 10 ribu foto yang di-posting di Instagram setiap detik dan ada lebih dari 41juta video TikTok yang ditonton setiap jam.

mau tidak mau akan banyak kemajuan teknologi mau tidak mau telah banyak kemajuan orang ke dalam peradaban digital. Masifnya perkembangan platform digital maupun media sosial adalah keniscayaan yang tak dapat dibendung oleh siapapun.

Apakah kita akan tenggelam dan hanya menjadi penonton ataukah ini sebuah peluang yang bisa dimanfaatkan?

Jawabannya tergantung dari sisi mana Anda melihatnya. Anda yang memiliki jiwa wirausaha tentu mengganggap ini sebagai peluang besar untuk menghasilkan ‘cuan’. Anda bisa menjadi youtuber, influencer, membuka toko online, memasarkan produk hingga menjadi afiliasi.

Sebaliknya bagi Anda pengguna pasif, tak juga masalah karena setidaknya dengan media digital dapat memberikan Anda hiburan disela rutinitas sementara, jadi nikmati saja.

Baiklah, bagaimana mencermati kondisi tersebut dari sudut pandang personal branding?

Saran saya ambil sebuah kertas atau buku catatan, kemudian Anda langsung menulisnya. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Menentukan Tujuan

Hal pertama untuk membangun personal branding adalah menentukuan tujuan yang ingin Anda kenal. Biar lebih mudah saya berikan ilustrasi tentang merek Aqua.

Siapa yang tidak kenal dengan air minum dalam kemasan ini? Mungkin setiap orang jika ditanya air minum, sebagian besar akan menjawab Aqua.

2. Mengenal Kelebihan dan Kelemahan

Saya golongan orang yang sangat percaya bahwa setiap manusia itu unik. Semua manusia memiliki kelebihan masing-masing. Yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui mengenal diri lebih dalam dan lebih baik lagi.
Mungkin selama ini, Anda selalu melihat sisi-sisi lemah dan kekurangan Anda di bandingkan dengan orang lain. Maka ini, saatnya bagi Anda untuk melihat orang lain, berhenti membandingkan diri dengan siapa pun, lalu mencari kelebihan diri sendiri.

Setelah Anda tahu apa saja kelebihan diri sendiri, selanjutnya asah kelebihan tersebut menjadi sebuah keterampilan atau keterampilan. Kalau Anda mengatakan “saya tidak memiliki skill apa-apa”, maka dengan tegas dan lantang saya mengatakan itu “Omong kosong!

3. Menentukan Produk

Produk yang saya maksud di sini bukan hanya arti artifisial berupa barang, meskipun memang bisa saja sebuah barang atau jasa. Produk yang saya maksud adalah kendaraan yang akan Anda gunakan dan tempel di dalam diri.

4. Membangun Identitas

Identitas lekat dengan jati diri, karakter serta kepribadian yang Anda bangun. identitas inilah yang akan menciptakan reputasi Anda dimata orang lain.

5. melakukan Interaksi

Setelah Anda melewati 4 langkah sebelumnya, maka kini Anda benar-benar siap untuk melakukan interaksi. Menjadi dikenal harus ada yang mengenal.