Kembangkan Usaha Masyarakat, Diskop UKM

Kembangkan usaha masyarakat, Diskop UKM dan Perindag Sumenep Gelar Seminar Strategi Branding IKM/Foto: Bupati Ahmad Fauzi saat menyampaikan sambutan saat membukaan acara seminar.

NUSANTARANEWS.CO, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) menggelar Seminal Strategi Branding Industri Kecil Menengah (IKM) Sumenep. Bertempat di Hotel De Baghraf. Kamis, 21 Juli 2022Kegiatan Seminar Strategi Branding IKM Sumenep di buka oleh Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, berlangsung ikhmat. Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Daerah, Kepala Inspektorat dan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep. Serta pemateri dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Dalam sambutannya Bupati Sumenep Ahmad Fauzi mengatakan, branding produk IKM Sumenep sangat penting, tujuanya untuk meningkatkan peluang pasar. Kata Fauzi, produk IKM Sumenep sudah bagus, hanya saja yang perlu terus ditingkatkan branding produk sehingga publik mengetahui sumenep memiliki berbagai macam produk yang bagus dan dapat bersaing di pasar

“Dalam dunia bisnis branding produk itu pinting, sehingga publik tahu produk kita,” terangnya

Bupati menambahkan, jika IKM Sumenep memproduksi makanan dan minuman, pertama-tama perlu diperhatikan soal rasa, karena rasa tidak bisa dibohongi. Jika rasanya enak dan brandingnya bagus, produk yang dijual oleh para pelaku IKM akan laris di pasaran.

Suami Nia Kurnia Fauzi itu berpesan, dalam dunia wirausaha akan menemukan untung dan rugi. Mental pertama yang perlu dikuatkan, sehingga saat bisnisnya mengalami penurunan, semangat untuk bangkit tetap dimiliki.

“Pembisnis itu harus siap mental, siap rugi dan siap untung,” pesannya

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Ainur Rasyid mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan seminar strategi branding IKM Sumenep sebagai upaya mengedukasi masyarakat untuk menyusun strategi dan membangun dedak yang dapat dijangkau oleh konsumen. serta penting membranding produk IKM Sumenep sehingga dapat meningkatkan penjualan serta pengembangan usaha.

berharap kepada 50 pelaku IKM yang mengikuti seminar menjadi bekal pengetahuan untuk meningkatkan upaya. Sehingga para pelaku IKM Sumenep mampu menyerap tenaga kerja di sekitar tempat tinggalnya masing-masing.

“Ilmu yang diperoleh pada kegiatan seminar ini dapat di praktekkan untuk pengembangan pengembangan,” ucap Bapak Inong sapan akrabnya. (mj)