Branding: Jenis, Fungsi, dan Tujuannya

Kolter (2009) menyebutkan jika branding adalah sebuah nama, istilah, tanda, simbol, hingga rancangan dari seluruh yang tersedia untuk mengidentifikasi barang atau jasa maupun kelompok penjual degan membedakannya dari barang atau jasa pesaing.

Semua hal tersebut bekaitan dengan hal yang dapat dilihat oleh mata pada sebuah merek seperti nama, logo, ciri visual, citra, pemikiran, karakter, persepsi, dan anggapan yang ada dibenak konsumen perusahaan tersebut.

Definisi branding juga lambat laun bukan sekedar sekedar merek atau produk saja, tetapi sebagai gambar perusahaan tersebut secara keseluruhan di mata konsumennya.

branding juga memiliki fungsi dan tujuan dalam suatu perusahaan antara lain:

Baca Juga: Perbedaan Pembangunan Ekonomi dengan Pertumbuhan Ekonomi

  1. Sebagai sebuah pembeda. Hal ini merupakan perusahaan yang memiliki merek yang kuat dengan mudah dibedakan dengan pesaingnya.
  2. Sebagai promosi dan daya tarik pembeli. Dengan melakukan promosi sebuah brand akan lebih mudah dikenal masyarakat luas. Pelanggan biasanya lebih senang memilih merek yang kuat terhadap merek yang sama karena promosi dan daya tarik yang lebih dari merek lainnya.
  3. Membangun citra, keyakinan, jaminan kualitas dan prestise. Hal tersebut dapat membuat bisnis dan merek yang telah dijalani suatu perusahaan juga mudah diingat.
  4. Sebagai pengendali pasar, yaitu mengendalikan pasar karena masyarakat telah mengenalnya

Sementara itu, Branding memiliki tujuan untuk membentuk persepsi masyarakat dengan membangun rasa percaya masyarakat pada merek dan memberikan kesan yang baik atau citra masyarakat terhadap merek tersebut.

Tujuan tersebut juga sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dengan memiliki strategi yang tepat akan membuat pelanggan dapat percaya dengan suatu produk dan akan terus setia pada perusahaan tersebut.

Jenis-Jenis merek

branding memiliki beberapa jenis diantaranya sebagai berikut.