6 Tips Membangun Personal Branding agar Tidak Dicap Pencitraan

6 Tips Membangun : Di era digital yang semakin canggih, manusia mulai tidak lepas dari media sosial. Akibat keterikatan antara media sosial, tak ada penilaian terhadap seseorang dilihat dari bagaimana orang di dunia maya. Bahkan dalam merintis karir, dibutuhkan personal branding di media sosial yang kuat. Namun, tidak semua orang dapat melakukan personal branding dengan baik hingga dianggap sebagai sebuah pencitraan.

Content Planner Boox, mengatakan, personal branding merupakan cara seseorang untuk mempromosikan diri dengan menunjukkan keunggulan yang ia miliki. “Berbeda dengan pencitraan yang berusaha menunjukkan sesuatu yang bukan dirinya yang sebenarnya,”

Untuk itu, ada 6 Tips Membangun untuk membangun personal branding yang baik, yakni:

1. Memperkenalkan diri ke publik dengan nama yang sama di semua platform Memiliki nama yang sama di semua platform media sosial yang kamu miliki adalah hal paling pertama untuk membangun personal merek. Hal ini berguna agar publik lebih mudah mencarimu dan mengingat namamu.

2. Mencari tahu kelebihan atau keunggulan apa yang kamu miliki Sebelum menentukan audiens target, kamu harus tahu terlebih dahulu keunggulan atau kelebihan apa yang akan kamu miliki ke publik. “Dalam hal ini, kamu harus lebih mengenal dirimu sendiri dan menjadi dirimu yang sesungguhnya,”

3. Menentukan target audiens Sebelum membagikan konten-konten terkait personal branding-mu, tentukan terlebih dahulu siapa target audiensmu. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan cara membuat perkiraan usia, perilisan media yang digunakan, serta waktu dirilisnya konten yang dibuat.

4. Membuat strategi untuk setiap konten Untuk membuat para target audiens tertarik dengan profilmu, dibutuhkan konten-konten yang menarik dan kreatif. Hal ini dapat membuat audiens tertarik apabila semua kontenmu menarik dan kreatif. Terlebih lagi, mungkin profilmu dapat menjadi top of mind.

5. Mendekatkan diri dengan audiens “Di sinilah bagaimana kamu menjaga audiensmu agar tetap mendukung dan mengikutimu,” ucap Shinta. netizen lebih senang berinteraksi di media sosial. Hal ini dapat mendekatkan diri Anda dengan audiens, serta Anda juga dapat lebih memahami audiens.

6. Menggunakan jasa konsultan atau agensi bingung, gunakanlah jasa konsultan atau agensi yang saat ini cukup banyak. Jasa konsultan akan membantu dari perencanaan, strategi, hingga evaluasi.